www.sevenmediatech.co.id





Blog 26 September 2018 / Mimin SMT

Mendapatkan Konversi Tinggi Dengan Membuat Landing Page Dengan Teknik Copywriting

Bagus atau tidaknya sebuah landing page akan berdampak langsung terhadap tingkat komversi.

Ada beberapa faktor yang menentukan apakah penjualan anda melalui landing page akan berhasil atau tidak. Faktor yang paling utama adalah Copywriting. Tidak peduli seberapa eleganya desain landing page anda. Jika teknik penulisannya tidak tepat maka tidak akan terjadi konversi.  demikian Sebaliknya,,,

Kalau anda sudah menerapkan prinsip copywriting untuk menciptakan kalimat atau kata yang tepat, Dengan desain yang sederhana pun pasti akan terjadi konversi. Serius!!

 

Dalam panduan kali ini anda akan mempelajari esensi copywriitng di dalam landing page, Dengan demikian anda akan bisa meyakinkan pembaca dan membuat mereka melakukan tindakan. Berikut merupakan teknik copywritting landing page:

  1. Tentukan satu Tujuan dari landing page

Satu tidak boleh kurang atau lebih,  Landing  harus memilki 1 tujuan misalnya

- Pembelian produk

- Memasukan Alamat email

- Mendaftar akun

- Mendaftar webinar

- Menghubungi anda via email atau telepon

- Mendownload

 

Kalau anda memiliki memiliki lebih dari 1 Goal maka anda akan membuat kacau balau.

Selain itu akan membuat pembaca bingung dan membuat pembeli tidak memutuskan melakukan apapun.

“Lalu bagaimana solusi kalau lebih dari 1 tujuan”

Maka buatlah lebih dari 1 Landing Page.

 

Contohnya begini

"Saya menjual produk, Ketika ada yang membeli mereka harus konfirmasi pembelian dan konfirmasi setelah transfer via email/telepon/sms."

Dalam kasus ini ada 2 tujuan

 

"Tujuan utama adalah pembelian"

"Tujuan kedua adalah menghubungi"

 

- Solusinya, Dalam landing page utama adalah membua mereka membeli. Misalnya dengan memasang tombol pemebelian. Maka ketika tombol di klik akan mengarah ke cara pembayaran. Setelah Selesai..

- Barulah mereka di arahkan lagi ke halaman konfirmasi pemesanan. Ini akan jauh lebih efektif daripada semuanya anda tumpuk di satu halaman mulai dari pembelian, cara kembayar dan cara konfirmasi.

  1. Komponen Utama sebuah landing page yang efektif

Kalau anda sudah sering melihat landing page. Secara sadar maupun tidak sadar anda akan menyadari bahwa ada banyak kemiripan secara structur.

- Headline

- Gambar/video

- Subheadline

- Badan/isi/penjelasan

- Social proof/testimonial

- Call to action (CTA)

 

Masing-masing komponen punya peran tersendiri.

Untuk bisa membuat landing page yang memiliki konversi tinggi, maka anda harus mendapatkan nilai 100 untuk semua komponen tersebut. Headline yang luar biasa akan percuma kalau isinya payah… demikian sebaliknya.

Inilah komponen-komponen sebuah landing page yang efektif.

1. Headline yang mampu menangkap perhatian

  1.Headline dari landing page anda Harus:

  2.Tidak Membosankan

  3.Langsung Bisa Dipahami

  4.Tidak Bertele-tele

  5.Menyajikan Manfaat

  6.Terasa Personal

 

Saya ingin Lebih menekankan pada poni a, b dan c

Jangan membuat headline yang sudak terlalu umum di gunakan . Jika anda mengunakan judul miripmirp dengan orang lain maka produk anda akan di anggap biasa saja. Jadi cobalah lebih kretif dalam membuat judul. Tapi jangan terlalu kreatif karai biasanya mencoba terlalu reatif malah djadi sulit di mengerti.

2. Subheadline yang memperjelas dan memperkuat headline

Keberadaan subhealine tidak wajib , Karena Headline harus menarik perhatian dalam 8 detik. Setelah perhatian headline tertangkap melalui headline, Sub headline akan memperjelas lebih lanjut manfaat apa yang mereka dapatkan.

 

KerjaDulu menggunakan headline yang sangat singkat…bahkan mungkin headline ini tidak bisa dimengerti langsung kalau sebelum ini saya tidak tahu apa itu KerjaDulu.

 

Tapi untungnya mereka memberikan penjelasan yang lebih bisa dimengerti melalui subheadline-nya.

3. Manfaat atau solusi permaslahan sebagai badan dari landing page

Inga!, Mereka bukan membeli karena fitur. Mereka bukan membeli karena harganya. Mereka bukan membeli produk anda.

Mereka membeli Harapan..

Mereke membeli Hidup yang lebih baik.

Karena itulah, manfaat dan solusi dari permasalahan merupakan komponen yang sangat efektif sebagai badan landing page.

Panjang atau Pendek, Mana Yang Lebih abaik

Ada juga yang pendek:

Mana yang lebih bagus?

Apakah yang badannya panjang akan lebih dipercaya? Apakah yang pendek lebih tinggi konversinya karena pengunjung tidak lelah membaca? Belum Tentu!!

 

Ini Pertimbanganya

- Kalau mereka mengeluarkan Uang, Biasanya panjang lebih bagus karena kita bisa menyakinakan mereka

- Kalau tanpa mengeluarkan uang atau kartu kredit, Tidak terlalu panjang

- Kalau mereka sudah tahu persis apa yang akan mereka dapatkan, Pendek

- Kalau mereka tidak tahu gambaranya apa yang akan mereka dapatkan, Anda perlu menjelaskan secara detail,

Jadi sesuaikan dengan kebutuhan anda.

4. Social Prof/ Testimoni

Dalam 6 prinsip persuasi yang dibuat oleh Dr. Robert Cialdini, social proof adalah salah satu elemen yang bisa mempengaruhi pengambilan keputusan.

Ada beberapa bentuk social proof:

- Jumlah pengguna

- Daftar pengguna yang “bernama”

- Komentar dari orang yang terkenal

- Komentar dari beberapa pengguna yang puas

 

Karena mudah…dan karena anda bisa buat sendiri atau minta dengan teman anda, ya kan? Hati-hati. Sebagian pembaca bisa langsung sadar kalau testimonial yang anda sediakan palsu.

5. Call To Action ( CTA ) Yang menonjol dan tidak menyeramakan

CTA itu menyeramkan , Sebuah tombol “beli” atau “bayar” saja bisa membuat pembaca berpikir 7 keliling.Tetapi di saat yang bersamaan, CTA harus menonjol.Tanpa perlu diberitahu pun, anda pasti sudah paham kemana mereka meminta kita untuk meng-klik: Masih ingat tadi saya bilang bahwa dalam 1 landing page hanya boleh ada 1 tujuan? Jadi pastikan dalam landing page anda hanya ada 1 CTA

Tetapi Boleh di ulang-ulang

Jadi dalam 1 Halaman anda boleh punya lebih dari 1 CTA tetapi fungsinya harus sama.

Penempatan CTA

Ada 2 Penempatan yang paling umum:

-     Above the fold

-     Di paling bawah

Istilah “above the fold” artinya bagian yang sudah langsung tampak di layar ketika landing page baru dibuka tanpa perlu melakukan scroll ke bawah.

Untuk landing page pendek, lokasi above the fold biasanya yang terbaik.

Sedangkan untuk landing page panjang, lokasi paling bawah merupakan tempat yang ideal. Tapi supaya aman anda bisa menempatkan di kedua lokasinya.

Meskipun begitu, kedua lokasi ini belum tentu optimal.

Semuanya tergantung struktur dan copy yang sudah anda buat. Maka dari itu sebaiknya lakukan pengujian.

Penulisan CTA untuk menghilangkan rasa takut

Jangan hanya menggunakan kata-kata ini saja dalam CTA:

- Daftar

- Download

- Submit

- Klik disini

- Beli

Terlalu ambigu…dan menyeramkan.

Tambahkan atau ganti menjadi kata lain yang lebih ramah.

CTA yang baik menjelaskan apa yang terjadi atau apa yang akan mereka dapatkan setelah melanjutkan.

Seperti contoh dari CrazyEgg di atas. Pengunjung jadi tahu apa yang akan didapatkan setelah menekan tombol.

Untuk landing page pendaftaran, anda bisa memainkan kata-kata dalam CTA. Jadi buatlah sesuai kreativitas anda daripada hanya menggunakan “daftar”.

- Jawab pertanyaan berikut untuk membuat teks CTA pendaftaran anda:

- Apa manfaat yang mereka dapatkan setelah melanjutkan?

- Kemana mereka dibawa? (Mestinya sesuai headline)

- Apakah gratis? (Tampilkan kalau memang gratis)

- Apa yang akan mereka lakukan berikutnya?

 

Bagaimana dengan penjualan?

Kalau dalam langkah berikutnya pengunjung langsung dibawa ke halaman pembayaran, maka CTA anda sebaiknya “Beli [nama produk]”

Untuk mengurangi rasa takut, solusinya berikan:

- Garansi uang kembali

- Masa uji coba (trial) gratis

- Harga diskon

- Pilihan paket harga (kalau ada)

 

Seperti ini:

Dan ini:

 

  1. Lakukan pengujian untuk mendapatkan hasil terbaik

Dalam copywriting dan landing page, kita tidak mengenal “senjata rahasia” yang ampuh untuk semua kondisi.Tidak ada template yang selalu bisa memberikan konversi tertinggi.

Kita bisa mempelajari konsepnya, tapi dalam penerapannya karena penawaran setiap orang berbeda-beda maka yang bisa anda lakukan adalah mengaplikasikan konsep tersebut menjadi copy ciptaan anda sendiri.Dan hasilnya tidak akan pernah sama.

Karena itulah kita sendiri yang harus melakukan pengujian.Pengujian ini diberi nama A/B test atau kadang disebut split test.

Artinya, dalam periode yang sama kita menampilkan 2 atau lebih variasi copy (atau desain) yang berbeda. Jadi misalnya ada 1000 pengunjung.. 500 orang melihat variasi A, dan 500 orang lagi melihat variasi B.

Contohnya:

Kedua halaman ini sama persis… yang berbeda hanya judulnya.

Ternyata setelah dilakukan A/B test, yang di kanan mendapatkan tingkat konversi 307,77% lebih besar daripada yang kiri.

Hal seperti ini sangat lumrah terjadi dalam copywriting.

 

Araweb.ID  merupakan platform landing Page yang dibuat khusus untuk Promosi, Iklan, RSVP Event, Pendataan Member, Download E-Book, dan penawaran promosi lainnya.

Bagikan ke sosial media :