www.sevenmediatech.co.id





Blog 24 September 2018 / Mimin SMT

Pengertian Startup dan Kesalahan yang sering di lakukan pemula

 

Akhir- Akhir ini pastinya sering mendengar istilah Start Up dalam dunia bisnis di indonesia, Sebetulnya apa sih arti istilah tersebut?

Pengertian Starup adalah sebuah perusahaan yang baru saja di bangun atau dalam masa rintisan, umumnya di sebut startup (atau ejaan lain yaitu Start-Up) Karena perusahaan ini merujuk pada perusahaan yang belum lama beroprasi. Perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru di dirikan dan dalam fase pengembang dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Starup juga tidak berlaku untuk semua bidang usaha. Istilah startup lebih di kategorikan untuk perusahaan bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet.

Karena sebuah startup adalah bisnis rintisan dan dalam fase pengembang maka tidak mengherankan jika pada awalnya para pelaku sebuah usaha startup sering mersakan jatuh bangun dalam membangunnya bisnis, sebuah kesalahan merupakan bagian paling penting. Ini akan membuka jalan atau kesempatan untuk sukses dari setiap jalan keluar yang di dapatkan jika anda mau mempelajari. Dan berikut ini 5 kesalahan umum yag sering di hadapi opleh para pelaku atau pendiri bisnis startup.

 

Baca Juga : - Jasa Digital Marketing Profesional
  - Strategi Pemasaran Online Yang Wajib Ditiru!

 

  1. Salah Mentukan Target Pasar

Salah satu yang terjadi masalah dalam memulai menjalankan bisnis startup adalah terkadang salah atau keliru membuat target untuk produk yang mereka hasilkan. Para pelaku startup bisnis startup harusnya tahu apa yangmereka hasilkan, dan untuk siapa produk itu dijual agar tidak salah sasaran karena dengan adanya kesalahan menentukan target pasar in, banyak startup yang langsung gulung tikar dan mendapakan kerugian yang tidak sedikit.

 

  1. Kurang Fokus

Menurut Michael Lazerow dari Buddy Media, “ Sukses itu sederhana, kita hanya fokus kepada haka yang penting”. Ketika melakukan sesuatu kita memang harus selalu fokus dan serius, Kita bisa menjadi seorang yang intar dan hebat, bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu.

 

 Tapi apakah itu akan menjamin kita bisa fokus menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang maksimal?itu tidak pasti. Banyak start up yang pada awalnya teralalu bersemangat, sehingga secara tidak sadar mereka melakukan banyak pekerjaan dalam sekali waktu dan berusahaa untuk menyelesaikan dengan cepat. Susah sekali fokus, bisa dianggap sebagai kesalahan startup yang amat elementer.

 

  1. Memiliki model bisnis yang buruk

Salah satu kesalahan yang di lakukan oleh start up adalah terlalu optimis terhadap keyakinan untuk bisa mencapai kesuksensan dan mendapatkan pelangganan dengan mudah. Tapi di balik itu merekan melewatkan persiapan untuk membuat sebuah model bisnis seklaipun bisnis mereka masih terbilang kecil. Ini kan akan berwujud fatal. Ketika model bisnis  yang di jalankan salah atau bahkan tidak ada. Tidak memiliki model bisnis akan sama halnya  seperti bisnis yang bekerja tanpa ada jalan, Tujuan dan proses belajar. Hanya Fokus pada pencarian pelanggan yang banyak, Tapi tidak peduli dengan model bisnis ( Maksud, Tujuan, Apa yang di tawarkan, Strategi, Kualiatas produk, Proses produksi dan pelayanan ) Perusahaan.

 

Baca Juga : - Jasa Sistem Informasi
  - Manajemen Laba: Motivasi dan Teknik

 

  1. Jumlah pekerjaan tidak sebanding dengan Tenaga kerja.

Saat memulai untuk membangun usaha sebuah bisnis startup jangan melupakan tentang apa target, rencana dan pekerjaan anda , anda tidak bisa menjalankanya semua sendiri, kolaboarsi adalah hal terpenting. Entah kolaboarsi dengan rekan kerja, karyawan, dan investor. Beberapa startup mengaku mengalami kegagalan saat jumlah pekerjaan mereka tidak sebanding dengan jumlah  pekerjaan yang anda miliki. Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus tahu sebnyak apa kira-kira anda membutuhkan karyawan untuk membantu. Menyelesaikan semua pekerjaan anda. Karena tidak mungkin anda menjadi CEO  dan juga menjadi seorang sales dan sekaligus keuangan. Ini tidak akan mudah untuk di lakukan. Karena anda akan kehilangan fokus untuk mengembangkan bisnis startup itu sendiri.

 

  1. Tidak Cukup Dana

Masalah dana ini menjadi banyak keluhan yang di sampaikan oleh beberapa pelaku bisnis startup.Masalah dana menjadi salah satu kendala besar dan berpengaruh bagi berjalannya sebuah bisnis, terutama untuk bisnis startup. Karena kita tahu, bahwa bisnis startup bukan sebuah bisnis kecil yang membutuhkan modal yang kecil pula juga. Mungkin beberapa dari pemilik bisnis startup akan berkata “ Jika bisnis startup hanya butuh tekad dan aksi yang nyata. Tapi sebenarnya bisnis apapun tentu membutuhkan modal dan yang cukup untuk membangun dan menciptakan sebuah produk. Tidak sedikit bisnis startup yang gagal atau bahkan berhenti beroprasi karena tersendat kendala keungan.

 

  1. Tidak Konsiten

Tidak mudah memang saat kita memulai untuk meyakinkan diri membangun sebuah bisnis dari keinginan sendiri dan ide yang berasal dari diri sendiri.  Tidak jarang keyakinan untuk bisa sukses pun akan goyah seiring dengan waktu berjalan. Bukan tidak mungkin, Setiap dari kita yang memiliki ide akan memiliki ide yang berbeda dan muncul pada saat yang tidak terduga. Jika kita tidak kuat untuk memegang teguh pendirian terhadap ide dan tujuan kita, maka sudah saja kita akan berpindah haluan dan menjalankan bisnis lain, padahal bisnis yang ini saja belum berjalan dengan baik.

 

 

Nah untuk menghindari kesalahan diatas. Maka ada baiknya setiap pelaku startup memiliki minat yang besar, Fleksibilitas  yang tinggi dalam menjalankan bisnis, Serta strategi bisnis yang baik untuk menghindari timbulnya masalah di kemudian hari. Anda bisa menggunakan Jasa Digital Marketing untuk memasarkan dan mengelola konten produk sebagai salah satu strategi pemasaran dan analisa market/target pasar. Serta anda juga bisa menggunakan Jasa Sistem Informasi  Sebagai salah satu startegi pengelolahan keungan, Penggajian, Kasir dll  anda secara mudah, efektif dan efisien.

 

Baca Juga : - Jasa Pembuatan Website
  - Sukses Dunia Dengan Orientasi Akhirat

 

Contoh Strat Up Lokal Yang Kini Populer

1. Bukalapak

Bukalapak saat ini menjadi salah satu situs jual beli terbesar di indonesia. Didirikan oleh Achmad Zaky yang berasal dari sragen jawa timur.

Salah satu layanan yang membuat startup ini di sukai adalah adanya sistem pembayaran yang aman dalam bertransaksi, dimana pembayaran dari pembeli tidak akan langsung di terima penjual , melainkan di tampung sementara di bukalapak, setelah di terima dengan baik, barulah penjulan melakukan pencarian.

 2. Gojek

Tidak perlu di ragukan, pastinya pembaca semua sudah mengetahui startup yang satu ini. Go-jek adalah salah satu startup indonesia yang pertumbuhannya palinag cepat dan populer. Bidang utamnya bergerak di bisnis transportasi dan jasa kuir.

 

Bagikan ke sosial media :